WEDEQQ Situs DominoQQ, Domino 99, Poker, dan BandarQ Online Terpercaya
KepoQQ Situs BandarQ Domino99 AduQ Poker Online Terbaru Terpercaya
IdolaQQ Situs Dewa Poker Domino QQ 99 Qiu Qiu BandarQ Online Terbaik Indonesia 2017
KokiQQ Situs BandarQ | Bandar Qiu Qiu | Domino 99 | Poker Online Terpercaya
BOLA168
DOMINO168
ABGQQ
Nonton Film 21, Streaming Film 21 di Specialis Movie
HOKI 365
JASA QQ
ARENA99 SITUS DOMINOBET POKER ONLINE TERPERCAYA
DESAQQ AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Keperawanan Yang Hilang Direnggut Bosku Bagian 2

Keperawanan Yang Hilang Direnggut Bosku Bagian 2 – Cerita Nakal sebelumnya yang telah diketahui atau kita baca bersama tentu saja yang berjudul Keperawanan Yang Hilang Direnggut Bosku Bagian 1 , dan kali ini situs Cerita69.co akan melanjutkan cerita mesum yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Keperawanan Yang Hilang Direnggut Bosku Bagian 2,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Biadap kalian lepaskan saya .. Lepaskan!!. Dasar Bajingan ..!! , dan pada saat itu terdengar suara jeritan dari dalam mobil,tanpa berfikir panjang mereka langsung meninggalkan Maria.

Juna langsung memukul wajah Maria dengan sangat keras hingga Maria berhasil pingsan kembali, Sementara Faisal langsung masuk kedalam mobil, dan langsung menarik badan Aisa yang sudah siuman. Dasar Berengsek lu gangguing orang lagi enak aja bentak Faisal sambil menjabak rambut Aisa dan menjengkram buah dadanya, kemudian menyeretnya ke arah sebuah kursi panjang yang berada di tengah ruangan.

Tolongg…!! Hentikaan..!! Mau kamu apai saya..!! jerit Aisa dengan lasak. Tapi bukan malah merasa aman yang Aisa dapatkan malahan Roknya koyak akibat ia terlalu lasak dan Paha nya yang putih mulus sampai selangkangannya itu pun terlihat.

Melihat pemandangan yang indah itupun, Juna pun mulai bernafsu kembali dan mendatangi Aisa yang saat itu sudah tergeltak di atas kursi sambil di pegangi oleh Faisal, tanpa basa basi Juna langsung memaksa membuka kemejanya Aisa yang sedang ia pakai itu.

Juna dengan kasar merobek seluruh pakainya sehingga toketnya Aisa langsung terlihat jelas. Hentikann Saya mohonn.. Lepaskan Saya..!! Jeirt Aisa lagi sambil menutupi toketnya yang besar itu. Juna langsung menarik branya Aisa dan mencampakkanya .

Juna yang sudah tidak sabaran kemudian menarik tangan Aisa dan terlihat jelas Tokenya Aisa yang sangat besar dan putingnya yang berwarna merah muda itu.
aaaaahhh… Jangann.. Hentikan.. Jangan lakukan itu .. Saya tidak mau… Lepaskan saya.. Saya mohon jerit Aisa dengan suara yang sedikit mendesah, ketika Juna menjilati puting Toketnya Aisa, Sementara itu tangannya Juna terus mencolok colok ke memeknya Aisa yang masih sempit itu.

Aisa Kembali Menjerit ketika Alex merobek Stocking nya dengan kasar dan berusaha membuka celana dalamnya, Jangan.. Jangan perkosa saya.. Lepaskan saya mohon…!! Jeirt Aisa sambil menangis memohon.., Berisik lu, Mau main kasar sama gua lu hah? tanpa basa basi Juna langsung menampar pipi Aisa dengan keras dan membuat Aisa terdiam.

Sementara itu Faisal sedang menimakti indahnya tubuhku dan terus meremas payudaraku sambil mecoba mecium bibirku. aku terus berpaling dan mencoba agar Faisal menyingkirkan bibirnya dari bibirku.

Bajingan kau Faisal.. Lepaskan Aku.. Atau kulaporkan Kalian berdua ke polisi…!! bentakku dengan marah.. Silahkakan kalau lu mau mampus..!! balas Faisal dengan nada yang tinggi sambil terus meremas Toketku. Gini aja deh sekarang lu pilih.. Lu puasin gua atau lu gua perkosa? ucap Faisal sambil tertawa. Aku langsung tersentak merinding mendengar ucapannya tersebut. nah itu Gua setuju, kalau elo bisa muasin Faisal dalam 10 menit, gua ga bakalan perkosa temen lu yang satu ini.. sambung juna sambil mencolok memek Aisa.

Sekilas aku melihat Juna yang terus menjilati tubuh Aisa saat itu Aisa masih pingsan akibat pukulan Juna. kondisi gadis itu sangat menyedihkan. kacamatanya terlepas dan pakainya tidak jelas. roknya yang sempit itu terbuka lebar.

Sementara celana dalamnya menggantung di betis sebelah kananya. Tanpa peduli Juna mulai menaikan batang penisnya dan mencoba untuk memasukan kedalam mulut Vagina Aisa.
Berengsek lu hentikan.. Jangan Ganggu dia Juna bajingan..!! bukannya merasa takut Juna malah tertawa.. lah lu gmna? setuju ga dengan tawaran tadi?.. Tapi aku tidak punya pilihan lain daripada temen aku di perkosa oleh mereka.. Pikirku, Bbbaaaikkklaahh.. Sssaayaa.. Turutin kemaulan kalian.. jawabku tanpa memikir panjang setelah melihat Juna ingin mencoba memasukan batang penisnya kedalam kemaluan Aisa.

Tapi Kalian Harus Janji..! untuk melepaskan mereka semua..!! ucapku dengan tergagap.. Lisaa Lisaa lu engga usah takut kita ini orang yang nepatin janji.. balas Faisal sambil melepaskan kedua ikatan di tanganku, aku masih mengusap kedua pergelangan tanganku yang masih terasa kaku akibat di ikat, Faisal terus tergesa gesa dan langsung membuka celananya dan mengeluarkan batang penisnya yang sudah membesar.
Cepetas Sa..Waktu terus berjalan loh.. Nasib mereka semua ada di tangan lu loh.. Teriak Juna . saat itu perasaanku mulai gunda, seumur hidup aku belum pernah melakukan hal seperti ini. tapi biarlah demi kebebasan teman temanku.. pikirku.

Walaupun aku merasa sangat terhina atas perlakuan seperti ini oleh mereka berdua. tiba tiba Faisal langsung menjambakku dan memaksa ku berlutut didepan batang penisnya kemudia ia mendorong kepala ku hingga penisnya mengenai bibirku, dengan gemetar aku mengocok batang penisnya sambil memalingkan wajah karena merasa jijik.

Rupanya paul kurang puas, ia memaksaku untuk menghisap kemaluannya dengan mulutku yang kecil..Uuurrghhh.. aku tidak bisa bernapas karena penisnya berada di mulutku.
Ahhhhh… Lisaa.. lagii lisaa lebih kenceng lagii.. Puasin Guaa.. kalau engga ntar lu yang gua perkosa.. enakk banget Lisa desah Faisal sambil memaju mundurkan batang penisnya didalam mulutku.

Waktunya sudah hampir habis lho ujar Juna menakutiku, sambil mendorongkan kemaluannya ke dalam vagina Aisa sehingga kepala penisnya terbenam di dalam liang kemaluan gadis itu.Aku makin panik..!! Di tengah tengah keputusasaanku aku mencoba memaju-mundurkan kepalaku sendiri mengoral kemaluan Faisal.

Sementara tangan kananku mengocok batang penisnya, berharap dia cepat-cepat mencapai orgasme.Aku sudah sangat jijik dan hampir muntah, ketika tiba tiba Faisal menjambak dan meremas rambutku dengan keras lalu menarik kepalaku ke arah selangkangannya.
Sshh.. Lisaa..!! Faisal menyebut namaku, sambil membenamkan seluruh batang penisnya ke dalam mulutku, sementara tangannya makin keras menarik kepalaku sehingga batang penisnya makin menyeruak masuk sampai ke batas tenggorokanku.
Aku merasakan cairan hangat menyemprot dan memenuhi rongga mulutku, sebagian langsung masuk melalui kerongkonganku tanpa bisa kucegah, Faisall masih sempat menyentakkan kemaluannya beberapa kali.

Sebelum akhirnya mengeluarkan batang penisnya dari mulutku, aku langsung terbatuk, nafasku tersengal-sengal berusaha bernafas dengan lega, aku merasakan sisa sisa cairan spermanya yang hangat keluar dari sela sela bibirku lalu jatuh di atas rok spanku.

Ugghh..Aisa yang masih pingsan itu sempat melenguh pelan saat penis Juna dengan paksa menyeruak masuk membobol keperawanannya, bibir vaginanya sampai ikut melesak masuk tertarik oleh batang kemaluan Juna.Jahanam.. kalian.. Biadab..!! Lepaskan diaa.. kalian sudah janjii..!! teriakku sangat marah karena telah di perdaya oleh mereka.

Seketika aku berdiri dan langsung menyerbu ke arah Juna yang saat itu sedang asyik menaik turunkan tubuhnya di atas tubuh Aisa, ingin sekali aku membunuh bajingan itu sekarang juga, tapi tiba-tiba tubuhku tertarik ke arah samping, rupanya Paul dengan sigap telah menarik tanganku.

Dan langsung memelukku dari belakang, aku berusaha meronta dengan sekuat tenaga melepaskan pelukannya, tapi Paul malah mendorongku sehingga kami berdua terjatuh di atas meja, tepat di depan Juna yang sedang menggagahi tubuh Aisa.
Sekarang posisi tubuhku jadi tengkurap sementara Paul terus menindihku sehingga aku sulit menggerakan tubuhku.Lepaskann.. Jahanam..!! jeritku sambil memaki saat kurasakan tangan Faisal mulai menggerayangi dan meremas remas buah pantatku.
Kakinya berusaha merenggangkan kakiku sementara tangannya mulai masuk ke selangkanganku, mengusap usap bibir vaginaku dari balik celana dalam yang kukenakan, aku kembali menjerit histeris saat Faisal dengan kasar menyingkapkan celana dalamku ke arah pinggir dan mulai memasukkan jarinya ke dalam liang kemaluanku.

Sshh.. Hentikann.. Ssakitt.. Perihh.. rintihku sambil berusaha meronta saat Faisal mulai mengocok jarinya di dalam lubang vaginaku, tiba tiba Faisal mengeluarkan jarinya dari dalam kemaluanku, tangannya langsung menjambak rambutku dan menariknya ke belakang.
Membuat tubuhku ikut terangkat ke atas, sementara tangan satunya merengkuh tubuhku sambil tetap menarik rambutku, sehingga posisiku jadi merangkak membelakangi tubuhnya.Hentikann.. Sakitt.. jeritku sambil tanganku berusaha menggapai tangannya yang menjambak rambutku.

Tapi tangannya malah makin keras mencengkeram rambutku sementara tangan yang satunya langsung menyingkapkan rok spanku dengan kasar ke arah atas, kemudian Faisal memelorotkan celana dalamku sampai sebatas lutut.

Jangann.. Jangan.. Perkosa saya..!! aku kembali menjerit panik.Maaf Lisa.. Gua nggak tahan Liat tubuh molek lu.. gumam Paul sambil mulai memainkan kemaluannya di vaginaku, menggesekannya dan sesekali memutar mutarkannya di bibir kemaluanku.
Liaa.. Elu cantik sekali.. Gua masukin sekarang ya.. ceracau Faisal sambil mendorongkan batang penisnya ke dalam liang vaginaku.Aku hanya bisa memejamkan mata dan menangis saat kurasakan kemaluan Paul amblas seluruhnya.

Terbenam ke dalam liang kemaluanku.Ougghh.. Ohh.. Sakitt.. Sshh.. Lepasskann..!!Aku merintih pelan berusaha menutupi hasrat birahi yang bergejolak dalam tubuhku, saat Faisal mulai memompa tubuhku, menyentak nyentakkan penisnya di dalam vaginaku.
Sehingga membuat tubuhku menggerinjal dan berguncang maju mundur mengikuti irama pompaannya, sementara tangannya dengan kasar merobek-robek kemeja yang ku kenakan, menarik lepas braku dan melemparkannya ke lantai.
Kemudian Faisal mulai meremas remas buah dadaku sambil pantatnya tetap bergerak maju-mundur memompa vaginaku.Ohh.. Sshh.. Lepasskann.. Jangann.. Shh.. desahku pelan saat Faisal menyetubuhiku dari belakang.

Saat itu aku masih dalam posisi duduk bersimpuh dengan kedua tangan kuletakan di lantai, menopang tubuhku yang masih lemas karena perlakuan Faisal yang beringas itu.Oke.. Saya sudah turuti kemauan kalian.
Sekarang.. Lepaskan kami semua.. seruku menagih janji mereka.Oke.. Oke gua bebasin elu semua.. Tapi setelah inii..!! seru Juna sambil menghujamkan kemaluannya ke dalam liang vagina Aisa dan terus mendorongnya sampai terbenam seluruhnya di dalam lubang kemaluan gadis itu.

Saat ini posisiku tepat menghadap ke arah Juna yang masih sibuk menggarap tubuh mulus Aisa, penisnya menghujam keluar masuk di dalam lubang kemaluan Aisa, membuat bibir vaginanya berwarna kemerahan akibat terus menerus di gesek oleh kemaluan Juna.
Buah dadanya tampak menggeletar geletar mengikuti gunjangan tubuhnya yang sedang di genjot oleh Juna. Kulihat Aisa mulai membuka matanya dengan perlahan, dia tampak sangat kaget saat itu, raut mukanya menunjukkan ketakutan dan kesakitan yang luar biasa.
Jangan.. Ssakitt.. Ouhh.. Periihh.. Lepaskann..!! seru Aisa sambil menangis dan meronta ronta, tapi Juna malah memompanya dengan semakin cepat dan kasar, batang penisnya tampak keluar masuk dengan cepat di dalam vagina Aisa.

Sementara tubuhnya menghimpit dan menindih tubuh Aisa yang terlentang itu sambil mulutnya berusaha untuk menciumi bibir tipis gadis itu.Toll.. Ongg.. Ssu.. Dd. Ahh.. Lepass.. Kann jerit Aisa dengan nafas tersengal sengal, aku sangat kasihan melihat keadaan dirinya.
Tapi aku juga tidak mampu menolongnya, karena saat ini aku juga sedang diperkosa.. Aku menjulurkan tanganku menggapai tangannya dan menggenggamnya dengan erat, berusaha mengurangi penderitaannya.

Aku masih menggenggam tangan Aisa dengan erat saat kurasakan tubuhku makin terguncang dengan hebat, sementara kudengar Faisal menggumam pelan..Lissaa.. Gua keluar.. sambil tangannya mencengkeram pinggulku dan menyentak nyentakan pantatnya.
Membuat batang penisnya makin dalam tertanam di liang vaginaku.Ughh.. Keluarkan penismu.. Keluarkann penismuu.. Jangan di dalaam..!! jeritku panik. Tapi Faisal malah makin dalam menghujamkan batang penisnya ke dalam liang kemaluanku.
Aku hanya bisa menangis dan memejamkan mata, merasakan kepedihan yang amat sangat, saat kurasakan cairan hangat menyembur dan memenuhi liang rahimku.Sorry Li.. Abis tanggung.. sahut Faisal tersenyum penuh kemenangan sambil mencabut kemaluannya dari liang vaginaku.

Sementara aku masih menggenggam tangan Aisa saat Juna mulai memacu tubuh gadis itu dengan cepat dan kemudian menghentakkan penisnya dengan kasar di dalam liang vagina Aisa, tubuh Aisa melenting ke atas.
Matanya membeliak dan wajahnya tampak merasakan sakit yang amat sangat, bersamaan dengan itu tubuh Juna mengejang, berejakulasi dan memuntahkan cairan spermanya di dalam liang vagina Aisa.Tidaakk..!! jerit Aisa histeris, saat cairan sperma Juna memenuhi liang rahimnya, tangannya makin kencang menggenggam tanganku sampai akhirnya melemah, tubuhnya lemas, dia tidak bisa lagi menjerit dan meronta.

Aisa hanya bisa menangis tersedu menyesali tragedi yang menimpa dirinya, Juna tertawa puas sambil mencabut kemaluannya dari vagina Aisa.Ughh.. Aisa merintih lirih.. saat kemaluan Juna terlepas dari kemaluannya.
Tampak cairan sperma dan darah perawan Alisa meleleh ke luar dari sela sela bibir vaginanya.Tubuhku sudah sangat lemas saat Paul mengikat kedua pergelangan tanganku, kemudian mengikat kedua belah kakiku ke kaki meja.

Sehingga posisiku kini terbaring tengkurap dengan kedua belah kaki terpentang lebar karena Faisal mengikat kaki kiri dan kananku di kaki meja yang berlainan, lalu Faisal mengambil meja yang lain dan meletakkannya di sebelah meja tempatku berbaring.

Beberapa saat kemudian Juna membaringkan tubuh bugil Maria yang masih pingsan ke atas meja di sebelah kananku, tubuhnya di baringkan terlentang dengan posisi kedua kakinya menjuntai ke lantai, aku menoleh ke kiri saat ku lihat Faisal sedang membaringkan tubuh July yang masih pingsan itu ke atas meja di sebelah kiriku.

Dan mengikat kedua belah kaki July ke kaki meja, posisinya terlentang dengan kedua kaki terpentang sehingga selangkangannya terbuka dengan lebar.Putih banget nih cewek gumam Faisal sambil matanya memelototi paha July yang putih mulus.
Kemudian dia mengeluarkan pisau lipat dari saku celananya dan mulai merobek blus putih yang dikenakan July, lalu meyelipkan pisaunya ke belahan bra July dan memotongnya hingga putus, kini tubuh bagian atas July tampak terbuka lebar, memperlihatkan buah dadanya yang putih mulus dengan putingnya yang coklat kemerahan.

Lalu Faisal mengarahkan pisaunya ke sela-sela rok span biru yang dikenakan July dan mulai merobeknya dari atas hingga bawah, kemudian memotong celana dalam gadis itu dan mencampakkannya ke lantai.
Kini tubuh July benar-benar telanjang, hanya tinggal syal birunya saja yang masih melingkar di leher jenjangnya, selangkangannya tampak terbuka lebar memperlihatkan kemaluannya yang di tumbuhi bulu bulu halus di sekitarnya.

Faisal berjongkok di sisi gadis itu dan mulai meraba raba bagian vital July, mulutnya menciumi dan mengulum bibir July yang ranum itu, sementara tangannya meremas remas buah dada July sambil sesekali tangannya memilin milin puting gadis itu, tiba tiba kudengar Maria menjerit jerit ketakutan.

Rupanya dia sudah siuman dari pingsannya.Saat itu Susan sedang di kerjai oleh Juna, mungkin Juna masih penasaran karena tadi gagal membobol kegadisan Susan pikirku, nafas Susan telihat tersengal-sengal, matanya membeLiak, sementara mulutnya tidak berhenti menjerit-jerit.

Jangann.. Jangan.. Lisaa.. Tolong Susan Li.. Sakiitt..!! jerit Maria sambil tubuhnya meronta berusaha melepaskan diri dari himpitan Juna yang saat itu sedang berusaha memasukkan kemaluannya ke dalam vagina Maria.
Setengah sudah penis Juna melesak masuk ke dalam liang vagina Maria.Gila luh, punya lu emang benar benar sempit.. ujar Juna sambil terus mendorongkan batang penisnya, membuat Maria makin mengerang kesakitan.

Susan berusaha menarik tubuhnya sendiri ke atas supaya batang penis Juna bisa terlepas dari kemaluannya, tapi rupanya Juna sudah sangat bernafsu, ditariknya pinggang Maria ke arah tubuhnya, lalu Juna menghentakkan pantatnya ke arah depan.
Dengan sekali hujam amblaslah kemaluannya ke dalam lubang kemaluan Susan.Tidak..!! Lepasskan sayaa.. Tolongg..!! jerit Maria melolong kesakitan tubuhnya melenting ke atas dan tangannya mencengkeram bibir meja dengan keras.

Tubuhnya mulai terguncang guncang dengan keras saat Juna mulai memompakan batang penisnya ke dalam kemaluan Maria sambil tangannya meremas-remas payudara Maria dengan kasar, gadis itu memalingkan mukanya ke arahku.
Sepertinya dia tidak sudi menatap wajah orang yang sedang memperkosanya itu. Maria menatapku air matanya menetes dari matanya yang sayu, rambutnya yang panjang tergerai tidak karuan, sebagian menutupi wajahnya.

Sshh.. Lissaa.. Sakiitt gumam Maria lirih sambil menatap ke arahku dengan pandangan yang nanar dan putus asa, sepertinya Maria masih tidak percaya kalau saat ini kegadisannya telah terenggut, sesekali matanya terpejam menahan sakit.

Saat Juna terus menghujamkan batang penisnya dan memompanya dengan kasar.Sementara di sebelah kiriku, Faisal masih sibuk menggerayangi tubuh mulus July, melumat bibirnya, mengulum dan sesekali menggigit puting buah dadanya.
Lalu Faisal berdiri dan memposisikan tubuhnya di antara selangkangan July, mengeluarkan kemaluannya dan mulai mengesek-gesekannya ke bibir kemaluan gadis itu.Dari dulu gua sudah ingin nidurin luh, makanya jangan sombong, gua jebol vagina lu sekarang..!! gumam Faisal sambil memandangi wajah July yang cantik.

Lalu Faisal meludahi telapak tangannya sendiri dan mengurapinya ke kepala penisnya, kemudian dia mulai mengarahkan batang kemaluannya yang sudah licin itu ke dalam vagina July dan mendorongnya dengan perlahan.

Batang penis Faisal masuk sedikit demi sedikit sampai akhirnya amblas seluruhnya ke dalam liang kewanitaan July, raut muka Faisal tampak menunjukkan kenikmatan yang luar biasa, saat seluruh batang penisnya terbenam di liang kemaluan gadis itu.
Matanya sampai terpejam sementara tangannya menarik syal yang melilit di leher jenjang July.Oughh.. Ssakitt.. gumam July mulai tersadar dari pingsannya. July kaget bukan kepalang saat sadar ada yang menindih tubuhnya, dengan kasar dan cepat faisal terus mendorong batang penisnya didalam vagina July.
ahhhh…July lu emang cantik dan enak bangett… gua crott yaahh…. ahhh.. faisal mengeluarkan batang penisnya secara perlahan, lalu disusul oleh cairan spermanya yang perlahan lahan keluar. ahh makasih yaa jul.. Kamu memang manteeeppp…..!!!

• TAMAT•

Baca Juga cerita seks lainnya hanya di Cerita69.co UPDATE SETIAP HARI. Baca juga Cerita Nakal lainnya hanya di Cerita69.coKumpulan Cerita Dewasa & Cerita Nakal Terupdate 2017.

One thought on “Keperawanan Yang Hilang Direnggut Bosku Bagian 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


HOKI LIGA
error: Baca Aja Sayang Jangan Di Copy :* :*