KepoQQ
WEDEQQ
IDOLAQQ
KOKIQQ
HOKI 365
JASAQQ
BOLA 168
DOMINO 168
TAHUNQQ
COBAQQ
ARENA99
DOMINO99
CERITA NAKAL DEWASA 69
DAFTAR SITUS BANDARQ TERPERCAYA & CAPSA SUSUN TERPERCAYA INDONESIA

Hubungan Seks Terlarang Dengan Anak Dan Cucuku

Hubungan Seks Terlarang Dengan Anak Dan Cucuku – Cerita Nakal sebelumnya yang telah diketahui atau kita baca bersama tentu saja yang berjudul Hubungan Seks Terlarang Dengan Papaku Bagian Dua, dan kali ini situs Cerita69.co akan melanjutkan cerita mesum yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Hubungan Seks Terlarang Dengan Anak Dan Cucuku,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Delapan bulan kemudian..
“Pa.. sentuh deh.. ” kata Sonya meletakkan tanganku ke perutnya yang buncit. Ku rasakan ada yang bergerak dalam perut anak gadisku ini, ya bayi kami. Sonya akhirnya mengandung anakku.
“Kerasa kan Pa?” tanya Sonya dengan senyum penuh bahagia, ku balas juga dengan senyumku.
“Mau berapa anak pa dari Sonya? Dua? Tiga? Berapapun Papa mau deh pokoknya.. Hihihi..”

“Dasar kamu ini..” Kataku gemas menghimpit dirinya.
“Awh.. duh Pa.. pelan-pelan.. ntar kegencet adek bayinya.. rese ah..” kata Sonya khawatir. Aku ciumi wajah dan bibirnya sambil mengelus-ngelus perut buncitnya saking gemasnya. Ternyata setelah hamil penampilan Sonya malah membuatku semakin bernafsu. Tubuh mungilnya dengan perut membuncit itu betul-betul membangkitkan gairahku. Kini, meskipun dia telah hamil delapan bulan aku masih menyetubuhinya.
“Mau masukin sekarang Pa?”
“Hehe.. ayuk..”
“Huh.. Papa mesum, Sonya udah hamil gede gini masih juga dientotin..”
“Kamu sih, hamil gini malah makin hot aja..”
“Haha.. gak apa kok, lakuin aja sesuka Papa..”
Aku mulai memasuki penisku ke vaginanya, sungguh berbeda rasanya bersetubuh dengan wainta hamil, terlebih wanita itu anak gadisku yang sedang mengandung anakku sendiri. Terasa ujung penisku menyentuh sesuatu di sana.

“Pa.. ngghh.. enak Pa.. terusin.. yang dalam.. setubuhi anakmu ini Pa.. anak kandungmu sendiri ini”
“Ya.. sayang.. ough… kamu memang anak gadis Papa yang paling cantik.. terima penis Papa sayang.. aggh..”
“Nggmmhh…”
“Ougghh.. nnggmmhh..”

Tubuh kami berkeringat karena saking panasnya suasana ini. Wajah kami sama-sama sudah memerah karena kenikmatan. Tubuh anakku malah terlihat semakin menggoda dengan butiran-butiran keringat di badannya terlebih pada perut buncitnya itu. Sonya yang menyadari aku memandang nafsu padanya malah tersenyum-senyum manis padaku yang membuat aku makin birahi pada dirinya. Setelah sekian lama menggenjot vaginanya akhirnya aku pun tidak tahan menahan laju spermaku.
“Sayang.. Papa oughh.. keluar..”
“Iya.. Pa.. barengan yukk.. aghh.. aaaahhh…”
“crooot.. crroott” berkali-kali spermaku menembak masuk ke vagina anak gadisku, menyirami rahimnya yang sedang hamil anakku ini. Akupun rubuh tak berdaya di sampingnya, sungguh nikmat sekali rasanya sensasi ini.

“Ihh.. Papa.. keluar di dalam, ntar adek bayinya marah lho kebanjiran..”
“Hehe.. bisa-bisa aja kamu..” kataku mencubit hidungnya gemas. Kami beristirahat sejenak sebelum memulai ronde berikutnya.
“Udah selesai Pa? atau… mau lanjutin lewat lubang belakang?”
“Hehe.. boleh tuh..”

Ronde berikutnya dimulai, kali ini lubang anusnya yang akan menjadi sasaran kenikmatan penisku. Sonya mengambil posisi menungging membelakangiku, memperlihatkan lubang vagina dan anusnya yang begitu menggoda. Perut buncitnya tampak menggantung dengan posisi seperti itu. Aku lalu melanjutkan menyetubuhinya lewat belakang, ini juga sebuah sensasi yang begitu luar biasa bagiku, menggenjot anusnya ketika dia hamil. Kami akhirnya menghabiskan malam itu dengan bercinta penuh kemesraan berdua. Menikmati masa-masa indah kami yang hanya kami berdua yang tahu.

Aku akhirnya hidup bahagia dengan Sonya, sebuah kebahagiaan yang aku dapatkan ternyata berasal dari anakku sendiri. Sungguh aneh memang, dahulu istriku mengkhianatiku dengan anakku sendiri. Kini aku melakukan hal yang sama dengan anak gadisku sendiri hingga akhirnya ia pun hamil anakku. Ya.. tapi pada akhirnya aku menikmati semua ini. Aku pikir inilah takdir keluarga kami.

Sonya kini menjadi layaknya istriku, ia tidak meneruskan lagi sekolahnya dan melayaniku seutuhnya menjadi ibu rumah tangga yang baik. Meski begitu, kadang sesekali timbul kegilaanku memperlakukannya seperti budak seksku meskipun dia sedang hamil begini, tapi Sonya menikmatinya. Sonya akhirnya melahirkan sebulan kemudian, anak perempuan yang cantik secantik ibunya, Renata namanya. Kami membesarkan Renata dengan baik dan penuh kasih sayang, meyakinkan Renata bahwa aku adalah ayahnya dan bukanlah kakeknya.

Dua belas tahun telah berlalu, aku pikir kegilaan kami ini sudah berakhir. Ternyata kini aku sedang menikmati sosok mungil dibawaku. Bukan lagi Sonya, tapi Renata anakku yang sekaligus cucuku.

“Pa.. nggghh… aagghh.. pelan-pelan, punya Papa gede..” rengek Renata manja.
“Arrggh.. iya sayang, bukan punya Papa yang gede, tapi punya kamu yang kesempitan..”
“Papa keluar sayang.. keluarin di dalam yah?” pintaku.
“Ihh.. ntar lengket-lengket Pa..” kata Renata mencoba menolak. Tapi aku tidak peduli, ku tetap menggenjot vaginanya hingga akhirnya ku tumpahkan semuanya di sana.
“Ahh.. makasih sayang.. enak banget”

“Papa sih nakal, aku masih umur segini dientotin, ntar kalau Rena hamil gimana sekolah Rena? Iya gak Ma?” tanya Renata pada mamanya Sonya yang juga ada di sana.
“Iya.. Papa kamu ini emang nakal, yuk kita kasih Papa pelajaran biar tahu rasa dia..” kata Sonya sambil mendorong tubuhku hingga terlentang ke ranjang lalu menciumiku dengan buas.

“Hihi.. ayukk..” Renata pun ikut-ikutan memegangi tanganku membuatku tak berkutik.
“Ntar giliran lubang pantat Rena ya Pa.. hihi.. gak apa kan ma?” pinta Renata.
“Iya.. tapi habis mama yah..” kata Sonya.
“Sip, oce mah..” setuju Renata.

Aku akhirnya dikeroyok mereka lagi untuk kesekian kalinya, oleh anak gadis dan cucuku sendiri. Menggenjot vagina dan anus mereka bergantian. Yang paling luar biasa tentunya saat menggenjot lubang anus Renata yang masih luar biasa sempit, yang seakan menyedot dan meremas batang penisku kuat-kuat. Tubuh mungil khas anak remaja yang baru tumbuh, jeritan-jeritan manjanya, serta mengetahui bahwa yang sedang aku genjot anusnya dalam posisi menungging ini adalah cucu sekaligus anakku membuatku semakin tidak tahan, hingga akhirnya ku tumpahkan spermaku ke mulut Sonya yang sejak tadi mendampingi Renata yang aku entotin lubang pantatnya itu.

“Ma.. Rena minta juga dong, itunya…” rengek Rena sambil merangkak mendekati mamanya, agar ia juga diberikan sperma yg tertampung di dalam mulut Sonya.

“Kasih dong ma.. kasian tuh, Rena keliatannya kepingin banget..” ujarku. Segera Sonya bangkit dari posisi telentangnya, seraya memberi isyarat agar Rena membuka mulutnya.

“Ayo sayang buka mulut kamu..katanya minta..” suruhku, yang segera dituruti oleh Rena dengan membuka mulutnya lebar-lebar. “Glup, glup,” cairan putih kental dari mulut Sonya sebagian berpindah ke mulut anaknya itu, kapasitas mulutnya yg mungil membuat pipinya tampak mengembung menampung spermaku yg telah bercampur dengan air liur mamanya.

“Glek,” akhirnya berpindahlah cairan kental dalam mulut gadis cilik itu kedalam lambungnya.
“Enak yah sayang?” tanya Sonya pada anaknya itu.
“Enak ma.. sedaaaappp… ” ujar Renata dengan senyum imutnya sambil mengacungkan jempol.
“Ayo… Bilang apa dong sama mama?” tanyaku pada Renata.
“Makasih yah mah.. udah memberikan peju papa kepada Rena…”

“Iya… sama-sama sayang, aduh… Mama jadi gak puas nih, cuma dapet separuh..tapi gak apa deh, demi kamu” ujar Sonya.
“Kamu juga bilang apa dong sama papa?” ujar Sonya kepada anaknya itu.
“Terima kasih ya pa…” ucap renata begitu sopannya.
“Terima kasih untuk apa sayang?” tanya Sonya lagi.
“Terima kasih udah ngentotin lubang pantat Rena.. hihihi”

“Iya.. sama-sama sayang” jawabku sambil mengelus-ngelus lembut kepalanya.
“Sempit kan Pa? sempitan mana dari punya mama?” goda Renata.
“Iya, sempit banget, sempitan punya kamu dong…” jawabku yang langsung dibalas dengan cubitan Sonya ke pinggangku. Kamipun tertawa bersama.

“Ya udah, sekarang kamu bobo.. udah malam nih sayang… besok kamu sekolah kan?” suruh Sonya pada putrinya itu.
“Oce Ma… tapi Pa, besok sebelum pergi sekolah entotin Rena lagi yah Pa..” pinta Renata manja.
“Iya iya” jawabku.

“Jangan lupa lubang belakang dientotin juga” kata Renata lagi sambil berbisik menggoda, membuat aku semakin gemas saja.
“Hihihi, kamu ini.. udah sana bobo.. Papa udah capek itu dari tadi ngentotin kita terus” ujar Sonya.

“Iya deh.. tapi sebelum bobo Rena boleh nyanyi nggak?” ujar renata yg saat itu berbaring dengan posisinya berada diantara aku dan sonya.
“Emang kamu mau nyanyi apa sih sayang?” tanya Sonya.
“Nyanyi pok ame-ame mah..”
“Hmm? Coba mama dan papa mau dengar…”

“Pok ame ame belalang kupu kupu..siang makan nasi kalo malam minum peju… hihihi” senandung Renata dengan suara khasnya, suara anak umur dua belas tahun yang sedang imut-imutnya.
“Hihihi… ih, dasar kamu anak nakal..” ujar Sonya sambil mencubit pipi kiri anaknya itu. Aku juga ikut-ikutan mencubit pipi sebelah kanannya, membuat pipinya jadi tertarik-tarik oleh kami.

“Eh, ada lagi nih ma..”
“Ada lagi? Lagu apa?”
“Lagu satu satu aku sayang ibu”
“Coba kamu nyanyiin…”
“Satu satu aku ngentot ibu, dua dua juga ngentot ayah, tiga tiga ngentot adik kakak, satu dua tiga ngentot semuanya… ih, sayang sih rena enggak punya kakak dan adik, coba kalo punya, pasti udah rena ajak ngentot deh. Kan ntar Papa, kakak sama adik bisa entotin Rena rame-rame… hihihi”

“Ih, dasar kamu, nakal banget sih..” gemas sonya, kali ini Sonya menghimpit tubuh mungil Rena dan menggelitik-gelitik tubuh anaknya itu, membuat Rena teriak-teriak kegelian meminta ampun. Aku sendiri hanya tersenyum melihat tingkah mereka berdua, Sonya dan Renata, putri dan cucuku itu.

“Eh, tunggu dulu ma.. nanti kalau Rena hamil terus punya anak, kalo anaknya cowok boleh ngentotin Rena yah ma?” tanya Rena.
“Iya boleh… dan boleh ngentotin mama juga.. dan kalo anaknya cewek, biar dientotin sama papa, iya enggak pa?” tanya Sonya melirik ke arahku.
“Tentu dong sayang..” jawabku. Takdir memang gila, entah sampai kapan kegilaan ini berlanjut. Ah.. ya sudahlah, kunikmati saja apa yang akan terjadi. (The End)

Baca Juga Cerita Menarik Lainnya hanya di Cerita69.co UPDATE SETIAP HARI. Baca juga Cerita Nakal lainnya hanya di Cerita69.coKumpulan Cerita Dewasa & Cerita Nakal Terupdate 2017.

One thought on “Hubungan Seks Terlarang Dengan Anak Dan Cucuku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


HOKI LIGA
error: Baca Aja Sayang Jangan Di Copy :* :*